Bahasa merupakan alat utama manusia untuk berkomunikasi, menyampaikan pikiran, dan memahami dunia di sekitarnya. Pada masa usia dini (0–6 tahun), anak berada dalam periode emas (golden age), di mana perkembangan bahasa berlangsung sangat pesat. Kemampuan linguistik anak pada usia ini menjadi fondasi penting bagi keterampilan akademik maupun sosial di masa depan. Oleh karena itu, stimulasi bahasa yang tepat menjadi tanggung jawab keluarga, pendidik, serta lingkungan sekitar.
Salah satu metode yang efektif untuk menstimulasi perkembangan linguistik anak adalah metode bercerita. Melalui cerita, anak dapat mengenal bunyi bahasa, memperkaya kosakata, memahami struktur kalimat, hingga berlatih mengungkapkan kembali isi cerita dengan bahasanya sendiri. Cerita juga mengandung unsur hiburan, nilai moral, dan imajinasi yang membuat anak tertarik untuk menyimak dan terlibat dalam komunikasi.
Berdasarkan latar belakang tersebut, makalah ini akan membahas secara lebih rinci mengenai pengertian linguistik anak usia dini, faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan bahasa, serta bagaimana metode bercerita dapat digunakan untuk mengembangkan linguistik anak.
PREVIEW
Download File Format



.webp)








