(Menurut Darmayanti, H. 2019) Al-Quran merupakan kitab suci umat islam, berfungsi sebagai sumber pedoman dalam menjalani kehidupan di bumi. Keberadaanya menjadi bukti atas rasa cinta Allah kepada hamba-Nya. Secara tidak langsung al-Qur’an merupakan rahmat Allah yang mengambarkan bahwa Allah sangat ingin agar hambanya bisa kembali dengan selamat kepadaNya. Al-Quran mempunyai peran yang sangat fital yang menjadikan manusia akan buta pemahaman kehidupan, apabila keberaanya hilang atau dihilangkan. Dilihat dari masa turunya al-Qur’an mempunyai predikat sebagai kitab petunjuk terakhir namun memiliki cangkupan paling sempurna dibandingakan kitab-kitab terdahulunya. Pemaknaan istilah tersebut berkar dari pemahaman bahwa Nabi Muhammad saw yang berperan sebagi Nabi pembawa al-Qur’an merupakan nabi terakhir yang menyempurnakan ajaran nabi-nabi sebelumnya. Demikian posisi penting dan kemu’jizatan al-Qur’an yang menjadikannya sebagai sumber primer dalam sistem ajaran Islam. keseluruhan isi kandungan al-Qur’an merupakan representasi firman Allah SWT sebagaimana diwahyukan kepada Nabi Saw yang disesuaikan dengan era masa turunya berupa kondisi aktual Mekkah, Madinah dan ountentik substansi pesan dalam al-Quran relevan sepanjang zaman.
Pada dasarnya kandungan Al-Quran itu terbagi menjadi bagian-bagian, yang pertama berisi konsep-konsep dan bagian kedua berisi kisah-kisah, sejarah, dan amsal. kisah-kisah dalam Al-Quran. tidak berarti bahwa Al-Quran sama dengan buku-buku sejarah yang diuraikan secara kronologis dan lengkap dengan analisanya, akan tetapi kisah-kisah dalam Al-Quran merupakan suatu metode untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai, karena bagaimanapun juga Al-Quran adalah kitab dakwah agama dan kisahkisah adalah satu metode untuk menyampaikan materinya. Jelasnya bahwa adanya kisah tersebut tidak lain merupakan petunjuk, nasehat dan ibrah bagi manusia. Agar menjadi pelajaran dalam meniti hidup dan kehidupannya.
Dalam menyampaikan kandungannya, Alquran menggunakan metode Qashash atau kisah di mana metode ini sangat mudah diterima oleh semua orang. Dengan menguraikan suatu peristiwa di masa lalu dalam bentuk kisah kita akan lebih mudah dalam memahami isi kandungan Alquran, sehingga kita dapat memetik Ibrah dari kisah tersebut. Qashash al-Qur’an adalah adanya kebutuhan Allah untuk memberikan petunjuk dan pelajaran bagi umat manusia melalui pemberitaan kisah-kisah dari masa lalu. Kisah-kisah ini mencakup cerita para nabi, umat-umat terdahulu, dan peristiwa bersejarah, yang berfungsi untuk memperkuat keimanan, menunjukkan kebenaran wahyu, dan memberikan pelajaran hidup untuk keselamatan dunia dan akhirat (Rahmawati & As’ ad, A. (2018).
PREVIEW
Download File Format



%20Dalam%20Al-%20Quran.webp)








