Manusia merupakan makluk Allah yang diciptakaan sempurna dari makhluk ciptaan Allah lainnya. Melalui ayat-ayat al-Qur’an, telah diisyaratkan tentang kesempurnaan diri manusia, seperti antara lain disebutkan, “Sesungguhnyaa Kami telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik kejadian. Kemudian Kami kembalikan ia ke derajat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh. Pandangan-pandangan tentang manusia juga lahir dari dunia barat.
Nietzsche berpendapat bahwa seseorang bisa dikatakan sempurna ketika ia telah mendapatkan kekuasaan dan kebebasan secara penuh. Sedangkan menurut Arthur Schopenhauer manusia akan mencapai kesempurnaan ketika ia telah menemui kamatian. Sedangkan jika ditinjau dari kacamata Islam, Karena manusia terdiri dari unsur jasmani dan rohani maka kesempurnaan manusia meliputi kedua aspek tersebut. Dari aspek jasmani sudah tampak kesempurnaan manusia dibanding makhluk Allah yang lain.
PREVIEW
Download File Format












