Sebagai sebuah ajaran hidup yang lengkap, Islam memberikan petunjuk atas semua aktivitas manusia, termasuk ekonomi. Oleh karenanya, tujuan ekonomi Islam tidak terlepas dari tujuan ditirunkannya syariat Islam.
Sistem ekonomi Islam sangat jauh berbeda dengan sistem kapitalis yang banyak diterapkan oleh negara-negara barat termasuk negara-negara Islam. Sistem ekonomi Islam memiliki prospek yang sangat baik untuk perkembangan perekonomian di negara-negara Islam khususnya Indonesia. Pada dasarnya prinsip ekonomi Islam atau syari’ah bukan hanya untuk mementingkan suatu golongan tertentu atau setidaknya kepentingan sendiri untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Melainkan untuk mencapai tujuan utama dari suatu perekonomian yaitu nilai falah.
Berbicara keuangan Islam, terdapat suatu kebijakan yang mendukung sepenuhnya akan kemajuan keuangan publik Islam, hal ini nantinya secara perlahan disesuaikan dengan tujuan suatu pemerintahan berpenduduk mayoritas muslim. Terdapat perbedaan yang mendasar dari tujuan ekonomi konvensional dan ekonomi Islam. Pada awal pembentukan negara Islam di Madinah, modal utama yang digunakan untuk membangun negara bukanlah uang akan tetapi semangat ketauhidan yang di tanamkan pada diri masyarakat.
PREVIEW
Download File Format












