Al-Qur’an merupakan kitab suci umat islam yang berisi berbagai petujuk, pedoman dan hukum-hukum syar’i serta memiliki banyak hikmah di dalamnya. Dalam setiap ayat Al-Qur’an memiliki makna-makna tertentu yang diturunkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Turunya ayat Al-Qur’an seringkali bersangkutan dengan peristiwaperistiwa yang terjadi pada zaman itu. Sehingga perlu penyesuaian antar surah atau ayat dengan surah atau ayat lainnya.
Ayat-ayat Al-Qur’an sudah tersusun dengan baik di lauhul mahfudz berdasarkan petujuk dari Allah SWT. akan tetapi, dalam proses penyampaiannya dari Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi di zaman itu, sehingga maksud dari sebuah ayat tidak dapat dipahami begitu saja tanpa kita mempelajari ayat-ayat sebelumnya, karena setiap ayat satu tidak dapat dipisahkan dari ayat sebelumnya dan sesudahnya dan saling berkaitan erat serta saling kait mengaitkan satu dengan lainnya ibarat rantai yang sambung menyambung. Karena alas an inilah para ulama’ Ulumul Qur’an merumuskan sebuah disiplin ilmu yang khusus membahas tentang persesuaian-persesuaian tersebuat yang masuk dalam cabang dari Ulumul Qur’an dan disebut Ilmu.
ilmu Munasabah Al-Qur’an berakar dari kebutuhan untuk memahami keterkaitan dan korelasi antara ayat dengan ayat lainnya, atau antara surat dengan surat dalam Al-Qur’an. Istilah “munasabah” secara etimologi berasal dari bahasa Arab yang memiliki makna kedekatan, keserupaan, dan keterikatan (al-musyakalah dan al-muqarabah). Para ulama, seperti Al-Zarkasyi dan Al-Suyuthi, mengartikan munasabah sebagai ilmu yang menjelaskan hubungan erat antar bagian-bagian Al-Qur’an sehingga dapat membentuk kesatuan makna yang saling terkait.
Munasabah membantu para pembaca dan penafsir untuk memahami hubungan ini secara harmonis dan mendalam. Selain itu, ilmu ini juga menjadi kunci untuk memahami ayat-ayat yang tidak memiliki latar belakang turunnya secara eksplisit, serta menjelaskan posisi dan fungsi setiap ayat dan surat dalam konteks keseluruhan Al-Qur’an.
PREVIEW
Download File Format












