A. Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasiyah
Dinasti Abbasiyah berdiri tahun 750 M setelah runtuhnya Dinasti Umayyah. Nama Abbasiyah diambil dari al-‘Abbas, paman Nabi Muhammad SAW. Dinasti ini berpusat di Baghdad (Irak) dan berhasil memimpin dunia Islam lebih dari lima abad. Pendirian dinasti ini didorong oleh ketidakpuasan terhadap sistem pemerintahan Umayyah yang dianggap menyimpang dari nilai Islam, serta dukungan dari kelompok Mawali (non-Arab), Syi’ah, dan suku-suku Arab selatan yang merasa tertindas oleh Umayyah.
B. Sistem Pemerintahan Dinasti Abbaysiyah
Khalifah Abbasiyah memiliki kekuasaan absolut, namun dalam perkembangannya mereka menunjuk wazir (perdana menteri) untuk membantu menjalankan pemerintahan. Selain itu, struktur pemerintahannya terdiri dari Khalifah sebagai kepala negara, dibantu oleh Wazir (menteri), serta komponen lain seperti Kitabah (sekretaris) dan Hijabah (penjaga rahasia). Kekuasaan khalifah mulai melemah pada periode selanjutnya, menjadi lebih sebagai simbol dan diserahkan kepada wazir atau penguasa militer seperti seljuk
C. Puncak Kejayaan Peradaban Dinasti Abbasiyah
Dukungan aktif khalifah dalam menerjemahkan ilmu pengetahuan kuno, mendirikan Baitul Hikmah, dan mengembangkan lembaga pendidikan seperti rumah sakit dan sekolah kedokteran, serta terciptanya lingkungan yang kondusif untuk kemajuan ekonomi dan pertukaran budaya yang menghasilkan cendekiawan besar dalam berbagai disiplin ilmu.
PREVIEW
Download File Format












