Dalam beberapa dekade terakhir, pendidikan modern mengalami kemajuan signifikan dalam aspek teknologi, aksesibilitas, dan pengukuran kinerja akademik. Laporan PISA 2022 Results yang dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development menunjukkan bahwa sistem pendidikan global semakin terstandarisasi dalam pengukuran literasi, numerasi, dan sains. Namun di balik kemajuan tersebut, muncul persoalan mendasar: meningkatnya krisis adab, degradasi moral, dan disorientasi makna dalam proses pendidikan.
Di Indonesia, data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (2023) mencatat bahwa kasus perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi isu yang signifikan. Fenomena ini menunjukkan bahwa kecerdasan kognitif tidak selalu berbanding lurus dengan kematangan moral. Secara global, World Health Organization (2023) juga melaporkan peningkatan gangguan kecemasan dan depresi pada remaja usia sekolah. Fakta ini memperlihatkan adanya ketidakseimbangan antara tekanan akademik dan kesejahteraan psikologis peserta didik.
Krisis tersebut tidak dapat dilepaskan dari paradigma pendidikan modern yang cenderung berorientasi pada kompetensi pasar. Laporan The Future of Jobs Report 2023 dari World Economic Forum menekankan pentingnya keterampilan digital, adaptasi teknologi, dan daya saing ekonomi. Meskipun relevan dalam konteks globalisasi, pendekatan ini sering kali menggeser tujuan pendidikan dari pembentukan manusia menjadi sekadar pencipta tenaga kerja.
Di sinilah problem dikotomi ilmu muncul. Pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum menyebabkan fragmentasi dalam cara pandang terhadap realitas. Pendidikan agama dipersempit pada ritualitas, sementara sains dan teknologi dianggap netral dan bebas nilai. Kritik terhadap kondisi ini telah lama dikemukakan oleh Ismail Raji al-Faruqi melalui gagasan Islamisasi ilmu, serta oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas yang menegaskan bahwa krisis utama umat modern adalah “loss of adab” hilangnya pengenalan terhadap hierarki kebenaran dan kedudukan Tuhan dalam struktur pengetahuan.
PREVIEW
Download File Format












