Setelah pasukan muslim mengalahkan Bizantium dalam Pertempuran Yarmuk pada 636, Palestina berada di bawah kendali Kekhalifahan Umayyah, Abbasiyah, dan Fatimiyah. Hubungan politik, perdagangan, dan toleransi antara negara-negara Arab dan Kristen Eropa mengalami pasang surut hingga tahun 1072, ketika Fatimiyah kehilangan kendali atas Palestina dan beralih ke Kekaisaran Seljuk Raya yang berkembang pesat.Kendali khalifah Fatimiyah Al-Hakim bi-Amr Allah memerintahkan penghancuran Gereja Makam Kudus, penerusnya mengizinkan Kekaisaran Bizantium untuk membangunnya kembali. Para penguasa muslim mengizinkan peziarahan oleh umat Katolik ke tempat-tempat suci. Para pemukim Kristen lantas dianggap sebagai dzimmi (orang non-Muslim merdeka yang hidup dalam negara Islam) dan perkawinan campur tidaklah jarang terjadi.Budaya dan keyakinan hidup berdampingan dan saling bersaing, tetapi kondisi-kondisi daerah perbatasan tidak bersahabat bagi para pedagang dan peziarah Katolik. Gangguan atas peziarahan karena penaklukan bangsa Turki Seljuk memicu dukungan bagi perang-perang Salib di Eropa Barat.
PREVIEW
Download File Format












