Makalah Peradaban Islam Pada Masa Kerajaan Di Mughal India

Makalah Peradaban Islam Pada Masa Kerajaan Di Mughal India

Terfragmentasi pada awal abad ke-16. India saat itu dikuasai oleh Kesultanan Delhi di bawah Berdirinya Kerajaan Mughal tidak dapat dilepaskan dari kondisi politik India yang Ibrahim Lodi, yang kekuasaannya lemah dan penuh konflik internal.¹[1]

Pendiri Kerajaan Mughal adalah Zahiruddin Muhammad Babur (1482–1530 M). Babur adalah seorang bangsawan Chagatai Turki-Mongol yang mengklaim keturunan dari Timur Lenk (dari sisi ayah) dan Genghis Khan (dari sisi ibu). Setelah terusir dari tanah kelahirannya di Asia Tengah (Ferghana), ia mendirikan basis kekuasaan di Kabul (sekarang Afghanistan).

Ambisi Babur untuk menaklukkan India terwujud setelah ia diundang oleh Daulat Khan Lodi, gubernur Punjab yang memberontak terhadap Ibrahim Lodi. Invasi ini memuncak pada Pertempuran Panipat I pada tahun 1526 M. Dalam pertempuran ini, Babur menggunakan taktik superior dan artileri mesiu—teknologi yang relatif baru di India saat itu—untuk mengalahkan pasukan Ibrahim Lodi yang jauh lebih besar.² Kemenangan di Panipat menandai berakhirnya Kesultanan Delhi dan awal dari Kekaisaran Mughal.

Babur memerintah hanya sebentar (hingga 1530 M), tetapi ia berhasil meletakkan fondasi dinasti yang akan berkuasa selama lebih dari tiga abad di anak benua India. Pada awal abad ke-16, India—khususnya wilayah utara—berada dalam kondisi politik yang terfragmentasi. Walaupun secara nominal masih berada di bawah Kesultanan Delhi, kekuasaan sebenarnya sangat lemah. Dinasti Lodi, yang berkuasa sejak akhir abad ke-15, menghadapi beberapa masalah besar

[1]¹ S. Al-Jumaili, Sejarah Islam di Anak Benua India (Jakarta: Kalam Mulia, 2002), hlm. 112.

² John F. Richards, The Mughal Empire (Cambridge University Press, 1993), hlm. 9.

 
 
 

PREVIEW

 
 

Download File Format

Word Docx …..PDF File

 
 

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *